

RESUME KASUS
PADA Ny.S DENGAN GANGGUAN PEMENUHAN RESIKO TINGGI DENGAN DIAGNOSA MEDIS
HIPERTENSI DIRUANG BIMA 2 PUSKESMAS JAKENAN KOTA PATI
Tanggal masuk : 28 juli 2015
Jam masuk RS : 08.30
Tanggal pengkajian : 30 juli 2015
Jam pengkajian : 16.00
I.
Pengkajian
A . Identitas pasien
Nama : Ny.S
Tempat
tanggal lahir : -
Umur:74th
Jenis kelamin : P
Status
perkawinan : Sudah menikah
Agama:Islam
Pekerjaan:Tani
Pendidikan : -
Alamat
: Mantingan
No.RM:3570
Diagnosamedis:HIPERTENSI
Gangguan KDM : penurunan resiko tinggi
B. Riwayat kesehatan
1.
1.Keluhan utama
Pasien
mengatakan yang dirasakan adalah muntah
2. 2.Alasan masuk
RS
Pasien datang
dengan keluhan panas,muntah 3x,pusing,pertama kali masuk dibawa ke IGD dengan
diketahui TTV klien : TD 210/110 , N 84 x/menit , S 37,7 C , RR 20 x/menit.
3. 3.Riwayat
peyakit yang pernah dialami
Pasien
sebelumnya sudah pernah dibawa kepuskesmas jakenan karena panas.
4. 4.Riwayat
penyakit pada keluarga
Pasien
mengatakan tidak ada riwayat penyakit pada keluarga
C. Pengkajian pola fungsional
1. Pola manajemen kesehatan persepsi thd kesehatan
a.Tingkat pengetahuan thd
kesehatan penyakit
pasien sudah mengetahui mengenai proses perjalanan penyakit yang dialami
b. prilaku utk mengatasi
masalah kesehatan
jika pasien sakit langsung dibawa olehy
keluarga ke puskesmas
2. Pola aktivitas dan latihan
a. Sebelum sakit
pasien bebas beraktivitas
pasien bebas beraktivitas
b. Saat sakit
beberapa aktivitas seperti makan ,minum,ganti baju,dan sibin pasien masih dibantu oleh keluarga
beberapa aktivitas seperti makan ,minum,ganti baju,dan sibin pasien masih dibantu oleh keluarga
3. Pola istirahat
a. Sebelum sakit
pasien tidur dirumah 8 jam perhari dengan nyenyak
pasien tidur dirumah 8 jam perhari dengan nyenyak
b. Saat sakit
pasien tidak bias tidur
pasien tidak bias tidur
4. pola nutrisi dan metabolic
a. Sebelum sakit
pasien makan habis 1 porsi8 (nasi,lauk,sayuran)
pasien makan habis 1 porsi8 (nasi,lauk,sayuran)
b.Saat sakit
pasien makan habis ½ porsi (nasi,lauk,sayuran)
pasien makan habis ½ porsi (nasi,lauk,sayuran)
5. kebutuhan cairadan elektrolit
a. Sebelum sakit
pasien minum habis 1 botol/hari (air putih)
pasien minum habis 1 botol/hari (air putih)
b. Saat sakit
pasien minum habis 2 botol/hari (air putih)
pasien minum habis 2 botol/hari (air putih)
6. pola eliminasi BAK danBAB
a. Sebelum sakit
BAK
6x/hari dg warna kuning jernih dan bau khas,BAB 1x dengan wrna
kuning,konsiste3n lembek dan bau khas
b. Saat sakit
BAK
4x/hari dg warna kuningt keruh,dan bau khas,BAB 1x dg wrna kuning,konsisten
keras dan bau khas
7.pola kognitif dan perceptual (penglihatan,pendengaran,pengecap,sensasi)
a. Sebelum sakit
tidak ada gangguan panca indra
tidak ada gangguan panca indra
b. Saat sakit
tidak ada gangguan panca indra,sama seperti sebelum sakit
tidak ada gangguan panca indra,sama seperti sebelum sakit
8. pola konsep diri
a. gambaran diri (sikap individu terhadap tubuhny6a sendiri)
pasien percaya dengan fisik saat sakit
b. identitas diri (penilaian individu ttg dirinya sbgt suatu
kesatuan yg utuih dan karakter)
pasien
berpenampilan sesuai jenis kelamin
c. pera diri (perilaku yg
diharakan oleh masyarakat)
pasien
berperan sebagai ibu dlm keluarga
d. ideal diri (persepsi individu ttg bagaimana drinya harus
berperilaku dan bertindak)
pasien mengharapkan agar segera pulih dan pulang kerumah
e. Harga diri (penilaian individu ttg dirinya/perilaku)
anak anak pasien sangat menyanyangi pasien,dan tetangga banyak yang
mernjenguk
9. pola toleransi stress koping
pasien bercerita pada anaknya saat ada masalah
pasien bercerita pada anaknya saat ada masalah
10. pola reproduksi seksualitas (fertilitas,libido,menstruasi,kontrasepsi)
a. Sebelum sakit
pasien sudah tidak menstruasi lagi
pasien sudah tidak menstruasi lagi
b. Saat sakit
pasien sudah tidak menstruasi lgi sama seperti sebelum sakit
pasien sudah tidak menstruasi lgi sama seperti sebelum sakit
11. pola hubungan peran (komunikasi hub ungan dg org
lain,kemampuan)
a. Sebelum sakit
pasien mampu berkomunikasi dg baik
pasien mampu berkomunikasi dg baik
b.saat sakit
pasien mampu berkomunikasi dg para tenaga kes,biaya perawatan ditanggung keluarga
pasien mampu berkomunikasi dg para tenaga kes,biaya perawatan ditanggung keluarga
12. pola nilai dan kenyakinan(pandangan pasien ttg agama,kegiatan
bertindak,dll
a. Sebelum sakit
pasien
mengatakan rajin bertindak
b. Saat sakit
pasien
mengatakan saat ini tdk nyaman dg kondisi rumah sakit yang ramai
13. kebutuhan rasa aman dan nyaman
pasien
mengatakan saat ini tdk nyaman dg kondisi rumah sakit
14. kebutuhan belajar
pasien
mendapat info ttg kesehatan dari dokter
15. Kebutuhan personal hygiene
a. Sebelum sakit
mandi
2x/hari,gosok gigi 2x/hari dan keramas 2x seminggu
b. Saat sakit
pasien
disibin oleh keluarga dan,gosok gigi dibantu keluarga dan perawat 2x sehari
D. pemeriksaan fisik
1.TTV (wajib)
1.TTV (wajib)
a. tekanan darah :210/110 mmHg
b. Nadi :84
x/menit
c. Suhu
:37,7 C
d. Pernafasan :20
x/menit
e. Nyeri : P: penurunan resiko tinggi
Q: cenut-cenut
R: bagian kepala sebelah kiri
S: 3
T: terus menerus
2. ekstremitas
Atas bagian kiri
terpasang infuse sehingga terbatas untuk bergerak
E. terapi
Inf RL 20 tpm
Po: capt
25mg,rlmen,plantasit,BC
F: Data focus
Data subyektif
|
Data obyekif
|
1.
Klien mengatakan muntah 3x
2. Klien mengatakan pusing
3. Klien mengatakan badannya
panas
|
1.
Klien terlihat lemah
2. TTV klien
-TD: 210/110 mmHg
-N : 84x/menit
-S : 37,7
-RR : 20x/menit
Nyeri :
P: penurunan resiko tinggi
Q: cenut-cenut
R: begian kepala kiri
S: 3
T: terus menerus
|
G. analisa data
Problem
|
Etiologi
|
symtom
|
Penurunan
resiko tinggi
|
afterloadvasokontiksi
|
Pusing,panas,muntah
|
II.
Diagnosa Keperawatan
Penurunan
resiko tinggi b.d afterloadvasokontiksi d.d pusing,panas,muntah
III.
Rencana keperawatan
Hari/tgl/jam
|
No dx
|
Kriteria hasil
|
intervensi
|
tujuan
|
TTD
|
Kamis,
30-07-2015
|
1
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2x24
jam di harapkan nyeri kepala klien teratasi :
1.
Klien tidak merasakan pusing lagi
2. Muntah(-)
3. TTV normal
4. Klien tidak lemes
|
1.pantau TTV
2.kaji skala
nyeri
3.berikan
posisi yang nyaman
4. kolaborasi
dengan tim medis untuk melaksanakan advis dokter
|
1.Untuk mengetahui keadaan umum pasien
2.untuk mengetahui
tingkat skala nyeri
3.agar pasien
nyaman
|
IV.
Implementasi/catatan keperawatan
Hari/tgl
|
jam
|
No dx
|
tindakan
|
Respon dan hasil
|
TTD
|
Kamis,
30-07-2015
|
16.00
|
1
|
1.memantau TTV
2.mengkaji
skala nyeri
3.memberikan
posisi nyaman
4: mengkolaborasi
dengan tim medis untuk melaksanakan advis dokter
|
S: klien mengatakan tubuhnya sudah enak dan segar
O: TD: 120/80 mmHg
N: 60x/m
S:
36,5-37,5
RR:
16-24x/m
S: klien kooperatif
O: klien sudah tidak merasakan nyeri
S:klien kooperatif
O: klien lebih nyaman
S: klien kooperatif
O: klien terlihat rileks
|
V.
Evaluasi
Hari/tgl
|
jam
|
No dx
|
Catatan perkembangan
|
TTD
|
30-07-2015
|
16.00
|
1
|
S: klien mengatakan nyaman dan tidak muntah lagi
O: TTV
TD:
120/80mmHg
N:60X/M
S:36,5
RR: 21X/M
A: masalah teratasi
P: pertahankan intervensi
|
INI BLOG ANGKATAN BERAPA YA ...
ReplyDeletegood
ReplyDeleteWhy casinos are rigged - Hertzaman - The Herald
ReplyDeleteIn kadangpintar the UK, casino games are rigged and there 바카라 사이트 is evidence of casinosites.one fraud, https://septcasino.com/review/merit-casino/ crime or disorder or an individual's involvement. There are also many poormansguidetocasinogambling